Featured Post

Hire Consultant Travel to Discover Tanjung Pinang

Do you want to travel to Tanjung Pinang, Bintan Island, Indonesia? Do you really want to discover some parts which You will love it. T...

Pandangan Teman Terhadap Nasi Putih

Storycitra.com- Sejujurnya sebagai warga negara Indonesia makan tanpa nasi putih itu belum bisa dikatakan MAKAN! Begitulah kata salah seorang teman aku, meskipun kita sudah makan siang pizza dan pasta, baginya jika tidak makan dengan nasi putih masih belum afdol. Dulu, aku sering menertawakan perkataannya dan sekarang aku merasa kesal banget jika dipandang seperti itu.

 

Begini ceritanya, aku memiliki beberapa teman asing dan mereka selalu memandang aneh jika aku sarapan dengan mengkonsumsi nasi putih. Mereka pasti akan menatap aku dengan tatapan mata yang “aneh” seperti itu. Tidak hanya di teman yang warna negara Eropa saja, tetapi Middle East juga sama. “Do you eat like that?” Begitulah kira-kira, pertanyaan yang sering mereka ajukan kepadaku.

 

Bahkan beberapa teman traveler yang aku kenal, mereka selalu membawa rice cooker khusus traveling dan satu atau dua kilo beras putih yang akan di masak menjadi nasi putih pastinya. Hal ini menguatkan seberapa pentingnya nasi putih bagi perut orang Indonesia. Namun, beberapa pakar sering mengulas mengenai alternative beras lainnya yang lebih baik dibandingkan nasi putih. Bagi mereka, pandangan teman terhadap nasi putih yang dikonsumsi pagi hari termasuk makanan berat yang tidak baik. Sebab, katanya makan pagi yang terlalu berat akan membuat kita merasa mengantuk sebelum waktunya istirahat di siang hari. Nah, kalau untuk ini aku sih bukan dokter yang bisa menjelaskan. Ada baiknya melakukan konsultasi yang tepat untuk mendapatkan informasi yang akurat.

 

Oh ia, aku juga pernah diet tanpa memakan nasi putih lho, aku menggantikan nasi dengan ubi-ubian yang di rebus atau di kukus. Awalnya memang berat dan lapar, namun sejak diet itu berat badan aku sempat turun drastis dalam jangka waktu setahun. Nggak instan, jadi bisa dikatakan mengkonsumsi nasi putih secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Dikarenakan itu, ada banyak sekali pilihan jenis beras yang bisa dikonsumsi seperti beras merah, coklat dan hitam. Bahkan, ada beras yang memiliki kadar gula rendah yang bisa dikonsumsi bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit gula lho.

 

Aku taunya dari teman yang tinggal di Malaysia, kebetulan suaminya memiliki riwayat diabetes. Sehingga mengkonsumsi nasi putih yang tepat adalah dengan mengurangi kadar gula dalam nasi putih. Nah, rasa beras ini beneran beda dengan yang biasa kita konsumsi lho. Seperti tadi aku sempat jelaskan ada tiga jenis alternative warna beras yang bisa dikonsumsi dan setiap pilihan pasti ada kebaikan bagi tubuh untuk tetap menjaganya tetap sehat dan bugar. Asli, mama aku gak bisa makan beras dengan kadar gula rendah, kata mama aku seperti makan nasi tanpa rasa? Lha, memangnya nasi putih ada rasanya? Nah, pikirkan aja sendiri.

 

Dulu, sewaktu kecil aku sudah mengenal yang namanya beras jagung. Rupanya beras ini juga baik bagi kita yang ingin menurunkan berat badan lho!  Hal itu dikarenakan beras jagung termasuk beras rendah gula karena lebih rendah dibandingkan nasi putih. Termasuk, tingkat glukosa rendah plus beras jagung ini juga terdapat serat yang lebih tinggi. Sehingga pas disantap bagi penderita diabetes.

 

Sejujurnya aku nggak tahu banyak mengenai beras sorgum. Namun dari beberapa  tanggapan teman Indonesia beras ini bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi putih dikarenakan lebih sehat dan pastinya tinggi protein, kalsium dan zat besi apabila dibandingkan dengan nasi putih biasa yang kita konsumsi. Apakah kamu sudah tahu beras jenis ini? Kalau aku, hanya tau dari teman tetapi belum pernah mengkonsumsinya. Mungkin boleh dicoba lain waktu.

 

Mungkin yang umum kita kenal adalah BERAS MERAH. Nah, kalau ini jelas sekali aku pernah mengkonsumsinya, meskipun kalau boleh jujur BERAS PUTIH atau nasi putih is the best dibandingkan beras ini. Namun, balik lagi beras ini eh nasi merah ini lebih baik untuk kesehatan bila dibandingkan nasi putih. Hal itu dikarenakan beras merah mampu untuk mengontrol kadar gula darah, mengurangi resiko kanker usus dan meningkatkan antioksidan tubuh.

 

Sedangkan beras coklat dan hitam, teman bisa membaca ulasan langsung yang dibahas di halodoc lho. Nah, sudah tahu kan halodoc itu apa? Halodoc merupakan solusi kesehatan terlengkap di Indonesia lho. Dimana kita bisa mendapatkan pelbagai informasi yang dibutuhkan dan bahkan bisa berkonsultasi langsung dengan dokter terdekat tanpa harus mengambil nomor urut terlebih dahulu. Pasalnya, kita sudah bisa melakukan janji via aplikasi halodoc dan ini sangat bermanfaat banget bagi kita yang butuh penanganan dokter, tetapi takut untuk antri secara langsung dikarenakan covid-19 masih merajalela. Apakah kamu sudah tahu mengenai halodoc?

 

Pengalaman aku menggunakan halodoc ini benar-benar efesien dan bermanfaat dengan biaya konsultasi yang bisa disesuaikan budget lho. Bahkan ada dokter yang menggeratiskan biaya konsultasi. Nah, bagi bagi aku konsultasi untuk diet itu sangat penting; bukan asal kurus atau turun berat badan tetapi memberikan dampak lain bagi kesehatan. Bagi teman yang ingin diet, ada baiknya melakukan konsultasi pada dokter biar hasil dietnya maksimal dan stand out dari segi gizi yang tepat untuk tubuh.

 


Happy Story start from You








Note: Please visit my blog to  B Travelerkitabahagia, Jejak Cantikngerumpi, petunjukhidup blog







No comments

Thanks for write comment. Remember all comment on moderation so please do not give spam. I love you who leave your polite comments. *wink